Impian Ine Febrianti Menjadi Nyai Ontosoroh di Bumi Manusia Jadi Nyata

Bumi Manusia, novel karangan sastrawan Indonesia hebat sepanjang masa, Pramoedya Ananta Toer, akan segera difilmkan. Dua sosok yang sempat menjadi sorotan adalah pemeran Nyai Ontosoroh yang diperankan oleh Sha Ine Febrianti dan Minke yang diperankan oleh Iqbaal Ramadhan.

Ine Febrianti Sudah Mimpi Jadi Nyai Ontosoroh

Sejak 20 tahun yang lalu, memerankan sosok Nyai Ontosoroh sudah menjadi impian dari Ine Febrianti. Pertama ia membaca novel Bumi Manusia yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer ketika usianya masih 20 tahun. Seketika, ia langsung terkagum-kagum. Bukan cuma terpesona pada karya Pram ini setelah membacanya. Lalu ia bermimpi suatu hari bisa memerankan karakter favoritnya yakni Nyai Ontosoroh.

Impian tersebut menjadi kenyataan ketika sekarang ini diminta oleh Hanung Bramantyo untuk menjadi sosok Nyai Ontosoroh.

“Saya tidak hanya mencintai karya Pram, namun juga tersengat novel Bumi Manusia ketika usia 20 tahun dan juga begitu jatuh cinta dengan sosok Nyai Ontosoroh,” kata Ine dalam jumpa pers film Bumi Manusia yang bertempat di Pendopo Desa Gamplong, Sleman, Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.

Ine sendiri sudah mencoba memerankan Nyai Ontosoroh pada panggung teater. Akan tetapi ia mengaku ia gagal. “Tahun 2005, Nyai Ontosoroh ingin dibuat teater. Saya datang ke Petamburan jauh-jauh, ikut casting ke sana. Saya dapat peran yang lainnya, yakni Magda Peters, lalu Nyai Ontosoroh diperankan oleh Happy Salma. Saya sedih banget waktu itu,” kenangnya. Akan tetapi ia tak menyerah sampai di situ saja.

Setelah itu, Ine sempat juga beberapa kali dipanggil oleh sejumlah sutradara togel hongkong yang mana ingin membuat Film Bumi Manusia namun tak kunjung jadi. Dan jodohnya menjadi Nyai Ontosoroh tersambung lewat Hanung.

Akhirnya Dapat Peran Nyai Ontosoroh dari Hanung

“Saya sempat kaget waktu Mas Hanung meminta saya datang, karena enggak pernah ya beliau meminta saya hadir. Saya tanya waktu itu, ‘Mas Hanung mau buat apa?’ Dia lalu bilang Bumi Manusia. Saya datang dan tanpa pikir panjang juga, dan perannya jadi Nyai Ontosoroh, dan jadilah,” terangnya begitu bahagia.

Di mata perempuan yang sudah lama bekecimpung di dunia seni peran itu, Nyai Ontosoroh adalah salah satu termasuk tokoh karakter perempuanĀ  yang agung dan kuat. “Membayangkan saja saya bergetar rasanya,” imbuhnya.

Dalam Bumi Manusia yang mana berlatarkan masa penjajahan Belanda, Nyai Ontosoroh ini digambarkan sebagai perempuan yang mana tak memiliki norma kesusilaan karena ia berstatus sebagai istri simpanan seorang Belanda. Status itu pun yang lantas membuat Nyai Ontosoroh menderita sekali. Ia tak mempunyai hak asasi manusia sepenuhnya dan sepantasnya. Akan tetapi ia tidak menyerah dan terbelenggu, dan ia masih berusaha keras belajar supaya dapat diakui sebagai seorang manusia.

Untuk bisa mendalami peran tersebut tanpa mengecewakan, ia berulang-ulang kali membaca naskah bahkan sampai puluhan kali. Demikian juga dengan bukunya, yang dulunya mendiskusikannya saja dengan membuat aktivis diburu-buru oleh pemerintah di Orde Baru. Bahkan Ine belajar Bahasa Belanda juga.

“Lumayan susah ya, jadi ya mungkin dalam 2 bulan ini, persiapannya bakal serius,” katanya lagi.

Selain Ine, film ini juga akan menggandeng Iqbaa Ramadhan sebagai sosok Minke, Mawar Eva sebagai Annelies dan Ayu Laksmi sebagai ibu Minke dan Donny Damara sebagai ayah Minke.

Film ini naskahnya ditulis oleh Salman Aristo dan dikabarkan akan mulai syuting Juli mendatang di Yogyakarta, Semarang dan Belanda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *